"Pasukan Belalang Tempur 34 Menuju Keabadian"
Tuhan...
Dimana hari ketika aku kecewa, aku memilih untuk memendam sendiri, rasa sakit itu. Ketika semua itu sudah tidak bisa kutahan lagi aku lebih baik memilih untuk aku menangis. Aku belajar dari hal tersebut untuk tak memaksa kehendak. Aku belajar untuk terus sabar, tawakal, dan mengerti apapun itu. Saya percaya akan datang dimana hari aku akan tersenyum kembali dan menghirup udara yang segar. Terkadang aku sering mengeluh dan sering menggrutu, tapi tak mengharap yang lebih, hanya pengakuan dan keadilan yang ku harapkan. Tetapi banyak sekali hikmah yang ku dapat dari semua kejadian itu. Yang merasakan bukanlah siapa, tapi diri inilah.
Setahun kuranng kita bersama banyak kenangan yang kudapatkan dan tentunya tidak bisa dilupakan baik senang ataupun duka, bahkan baik ataupun buruk. Banyak cerita, banyak pengalaman, dan banyak sekali ilmu yang kita dapatkan dimana lagi ? kalau bukan di Kepengurusan. Tidak ada tempat lain sebagai tempat dimana ponpes mencetak kader-kader pemimpin yang berkualitas, kalau bukan di Kepengurusan.
Dan sampailah pada akhir perjalanan kita, bahwa sejarah kita harus berkata, Kitalah sebagai induk dari era "Revolusioner". Kepengurusan yang merasakan masa-masa Peralihan. Dibalik semua itu aku dan rekan-rekan yang lain sadar sekali, bahwa kita bukanlah siapa-siapa dan bukan makhluk yang sempurna. Meskipun...
"Bumi tak bisa menerima dan hujan pun tak bisa direda",
Tuhan....
Ucapku berkata kepadamu:
Tenangkanlah hati ini dan dewasakan diri ini... (bukan hanya untukku saja termasuk untuk semua rekan-rekanku).
Dan untuk semua rekan-rekan ....!
Jangan lupa kawan... bahwa kita pernah bersama-sama di Kepengurusan ini (Mudabbir 1434 H) dalam senang atau duka, dalam bahagia ataupun dalam kecewa, setelah kita lewati banyak sekali yang bisa kita ambil dari Kepengurusan. Canda, Tawa, Kebersamaan, Kesetiaan dan ketika kita kumpul-kumpul semoga menjadi pelepas rasa rindu kita bersama.
Terlebih lagi, Terimakasih untuk semua pahlawan-pahlawan yaitu guru-guru kami yang selalu membimbing kami dalam satu tahun kurang selama kami menjadi Pengurus Ponpes Darussalam Ciamis tahun 2013. Saya bangga termasuk rekan-rekan saya semua, bisa menjadi Pengurus.
Kami merasakan bagaimana menjadi pengurus , dengan tujuan alm. K.H. Irfan Hielmy membentuk salah satu organisasi bagi para santri sebagai pembentukkan kader-kader untuk pemimpin yang akan datang. Meskipun kita kebanyakannya tidak pernah melihat langsung beliau tapi kita merasakan bahwa beliau masih membimbing kita dalam Kepengurusan.
Tuhan....
Ucapku berkata kepadamu:
Allahumagfirahu warhamhu wa'afihi wa' fuanhu...
Semoga beliau ditempatkan disisi-Mu.... Aamiin...
Terimakasih untuk semuanya....!
Kitalah...
"PASUKAN BELALANG TEMPUR 34 MENUJU KEABADIAN"
__ Selamanya __
Sakinatur Rohmah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar