Minggu, 20 September 2015

KONSEP STRATEGI PEMBELAJARAN



KONSEP STRATEGI PEMBELAJARAN
A.  Pengertian Strategi Pembelajaran
Pada mulanya istilah strategi digunakan dalam dunia militer (cara untuk memenangkan peperangan). Pada saat sekarang ini dalam dunia pendidikan, strategi diartikan sebagai a plan, method, or series of activities designed to achieve a particular education goal. Jadi, strategi pembelajaran diartikan sebagai perencanaan yang dibarisi tentang rangkaian kegiatan yang di desain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Menurut Kemp (1995) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.[1]
B. Model, Pendekatan, Strategi, Metode, dan Tekhnik Pembelajaran
Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas atau pembelajaran dalam tutorial dan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran, termasuk didalamnya buku-buku, film, komputer, kurikulum dll. (joyce 1992)
Pendekatan dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Pendekatan yang berpusat pada guru menurunkan strategi pembelajaran langsung.
Menurut pupuh (2007) metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu selain strategi, metode, dan pendekatan pembelajaran, terdapat istilah yang kadang sulit dibedakan yaitu tekhnik dan tekhnik mengajar. Tekhnik adalah cara yang dilakukan orang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode, yaitu cara yang harus dilakukan agar metode yang dilakukan berjalan efektif dan efesien.
Tekhnik adalah gaya seseorang dalam melaksanakan suatu tekhnik atau metode tertentu dan tekhnik bersifat individual.[2]
C. Pengelompokkan/ Klasifikasi Strategi Pembelajaran
1.  Strategi Pembelajaran Langsung
Yaitu pembelajaran yang banyak diarahkan oleh guru langsung.
2.  Strategi Pembelajaran Tidak Langsung          
Yaitu sering disebut inquiri, pemecahan masalah, pengambilan keputuasan dan penemuan, umumnya strategi ini berpusat pada peserta didik.
3.  Strategi Pembelajaran Interaktif
Yaitu menekankan pada diskusi dan sharing diantara peserta didik. Kelebihan strategi ini
4.  Strategi Pembelajaran Pengalaman (Experiental)
Pembelajaran empirik berorientasi pada kegiatan induktif, berpusat pada peserta didik, dan berbasis aktivitas.
5.  Strategi Pembelajaran Mandiri
Belajar mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membangun inisiatif individu, kemandirian, dan peningkatan diri.
D. Konsep Dasar Strategi Pembelajaran
Menurut Mansur (1991) terdapat empat konsep dasar strategi pembelajaran:
1.      Mengidentifikasikan serta menetapkan tingkah laku dari kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan sesuai tuntutan dan perubahan zaman.
2.      Mempertimbangkan dan memilih sistem belajar mengajar yang tepat untuk mencapai sasaran yang akurat.
3.       Memilih dan menetapkan prosedur, metode dan teknik belaajr mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan guru dalam menunaikan kegiatan mengajar.
4.      Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman bagi guru dalam melakukan evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya akan dijadikan umpan balik untuk penyempurnaan sistem instruksional yang bersangkutan secara keseluruhan.


[1]  Mochsin, Strategi Pembelajaran, Jakarta : Amanah Pustaka, 2008. hlm. 8.
[2]  Ibid, hlm. 10-11.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us